Seperti yang kalian ketahui pengurusan izin usaha mengalami perubahan dari tahun ke tahun. Secara umum semua hal yang berkaitan dengan peningkatan sistem oleh pemerintah pasti di tujukan untuk memperbaiki sesuatu yang masih kurang pada versi sebelumnya. Pada kesempatan kali ini admin akan mencoba menjelaskan beberapa hal penting yang mungkin masih belum kalian ketahui seputar sistem pengurusan izin usaha terbaru yakni OSS RBA.

Tidak masalah baik Anda pemilik pabrik besar, atau masih UMKM yang hendak merintis usaha. Informasi ini relevan dan bisa menjadi sumber informasi penambah wawasan. Oke, daripada berlama-lama lebih baik langsung simak saja beberapa poin pentingnya.

Pengertian OSS RBA

OSS RBA merupakan kepanjangan dari (Online Single Submission- Risk Based Approach). Ini adalah sistem pengurusan izin yang mengambil dasar penggolongan risiko. Baik, jadi jenis risiko seperti apa yang dimaksud pada konteks ini?

Begini, dalam OSS, akan ada kategori risiko yang di ambil dari banyaknya modal yang di keluarkan oleh pelaku usaha. Sebagai contoh, risiko UMKM yang modalnya ratusan juta lebih rendah jika di bandingkan dengan pemilik perusahaan pabrik besar dengan modal milyaran.

Sesuai dengan namanya, konsep sistem ini sempat membutuhkan waktu beberapa bulan untuk menyesuaikan dengan pemahaman masyarakat. Pemerintah sendiri sudah melakukan sosialisasi melalui berbagai metode mulai dari media sosial, surat kabar, dan lain-lain. Karena menggunakan sistem teknologi (online) maka untuk mengakses OSS, Anda membutuhkan koneksi internet lancar, dan sebuah perangkat canggih baik HP, laptop, atau tablet.

Apakah OSS RBA Itu Wajib?

Berdasarkan data yang dikutip langsung dari situs resmi OSS Indonesia, mendaftarkan diri ke data OSS RBA itu wajib untuk Pelaku Usaha, Kementerian/Lembaga, Pemerintah Daerah, Administrator Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), dan Badan Pengusahaan Kawasan.

Fokus ke tulisan tebal, “Pelaku Usaha” ini istilah yang meluas. Baik penjualan produk atau jasa sudah terhitung usaha. Penjual kaos sablon, penyedia layanan jasa mabel, pembuatan boneka dan sebagainya. Jadi begitulah, OSS RBA itu wajib karena inilah sistem pengurusan izin yang berlaku di Indonesia.

Baca juga: 5 Risiko Menanti Jika Perusahaan Tidak Mengurus Legalitas Usaha

Karena terhitung dari Agustus 2021, kemungkinan besar sistem ini akan di terapkan dalam waktu yang lama (setidaknya beberapa tahun mendatang). Jadi, apabila Anda masih belum mengurus OSS RBA maka bisa berpengaruh terhadap perkembangan usaha.

Penggolongan OSS RBA Dalam Tiga Bagian

Seperti yang tadi sudah Kami jelaskan secara sekilas bahwa OSS RBA mempunyai penggolongan yang berbeda berdasarkan risiko. Mungkin bagi yang baru mengetahui pasti kebingungan. Tidak heran banyak yang tanya “Usaha saya tergolong yang mana?”, daripada tambah penasaran lebih baik langsung di simak saja informasinya.

1.UMK(Usaha Mikro dan Kecil)

Menurut data OSS, UMK sendiri mempunyai definisi Usaha milik Warga Negara Indonesia, baik orang perseorangan maupun badan usaha, dengan modal usaha paling banyak Rp5 miliar tidak termasuk tanah dan bangunan tempat usaha.

Sudah ada gambaran?

Bisa dikatakan pelaku usaha ayam potong, laundry kiloan, fashion online shop, kuliner rumahan, pengrajin souvenir, dan sejenisnya tergolong dalam bagian ini. Sesuai dengan data di atas, selagi modal usaha tidak di atas 5 miliar maka akan tergolong dalam bagian ini. Risiko usahanya terbilang rendah. Sebagai catatan, sebagian besar pelaku usaha di Indonesia tergolong dalam kategori ini.

2.Pelaku Usaha Menengah

Masih berkaitan dengan modal, tingkatan menengah tentu lebih tinggi daripada sebelumnya, indikatornya adalah modal usaha lebih dari 5 miliar tetapi tidak melebihi 10 miliar. Anda bisa mendiskusikan hal ini dengan partner keuangan atau konsultan finansial untuk menghitung apakah modal usaha yang di keluarkan tergolong dalam kategori ini. Jika melihat secara risiko, maka bisa di katakan sedang.

3.Usaha Besar

Ini tingkatan yang paling tinggi, modal usahanya lebih dari 10 miliar. Jika di pahami secara sekilas, Anda pasti bisa mengetahui bahwa ini di khususkan untuk company besar seperti produksi kendaraan  bermotor, pabrik laptop, industri manufaktur, dan lain sebagainya. Melihat secara risiko, usaha besar adalah bidang paling berisiko karena mempunyai modal yang sangat besar. Setiap langkah perencanaan harus di pertimbangkan dengan matang.

Pengurusan OSS RBA Gratis atau Berbayar?

Perlu diluruskan, secara umum mengurus data OSS RBA itu tanpa dipungut biaya, Anda bisa mengikuti laman web resmi OSS Indonesia dan mengikuti panduan yang ada di sana. Namun, karena tidak semua orang memahami sistem dan cara kerjanya, selain itu banyak juga yang terlalu sibuk untuk mengurus hal tersebut, maka banyak layanan jasa pengurusan OSS yang siap memudahkan Anda.

Ya, termasuk Izinusaha.net, Kami adalah perusahaan yang senantiasa mengupdate perkembangan terbaru seputar metode pengurusan legalitas. Berpengalaman sejak 2012, Kami sudah memberikan kemudahan bagi masyarakat Indonesia yang kesulitan dalam membuat perizinan.

Untuk mendapatkan info lebih lanjut mengenai layanan Kami, maka bisa hubungi via Whatsapp. Klik logonya yang ada di pojok kiri bawah artikel ini. Dapatkan kemudahan mengurus data OSS RBA, NIB, dan sebagainya bersama izinusaha.net!

Leave a comment

Name
E-mail
Comment

I accept the Privacy Policy

Open chat
Via Whatsapp
Ada yang bisa kami bantu?