Kepemilikan usaha setiap orang itu sudah pasti beda-beda, ada banyak sekali hal yang mempengaruhi hal ini. Mulai dari geografis, ketersediaan modal, dan lain sebagainya. Di Indonesia sendri, rupanya ada sebuah sistem yang mengelompokkan bidang-bidang usaha yang di jalankan masyarakat. Tidak hanya perusahaan besar saja, melainkan termasuk juga golongan bisnis menengah, sampai UMKM. Tanpa disadari menggolongkan bisnis seperti ini adalah hal yang sangat penting sebelum mampu memberikan analisis terkait seberapa besar risiko yang ada pada suatu bidang bisnis.

KBLI (Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia) adalah sistem yang ada di Indonesia berkaitan dengan memberikan kategori tertentu pada bisnis yang sangat bervariasi. Pada kesempatan kali ini admin ingin memberikan informasi hal apa saja yang perlu Anda ketahui terkait KBLI, dan pengaruhnya terhadap proses pengurusan legalitas di laman situs OSS dengan sistem Risk Based Approach. Silahkan di cek dulu pembahasan di bawah.

Definisi KBLI Menurut BPS

Badan Pusat Statistik (BPS), mengatakan bahwa KBLI adalah panduan penentuan jenis  kegiatan usaha/bisnis. Menurut data yang ada, acuan ini mengalami pembaruan pada september 2020 yang disesuaikan dengan aturan BPS nomor 2 tahun 2020 dengan penamabahan 216 KBLI dengan lima digit.

Saat ini setidaknya total ada 1.790 kode yang terdaftar, termasuk bagian klasifikasi turunan. Jadi, pada hakikatnya semua perusahaan dan bidang bisnis pasti ada penggolongannya.

Jika menilik pada situs resmi OSS, ada setidaknya 21 (dengan urutan abjad A sampai U) kategori usaha secara umum. Anda bisa mengecek masing-masing turunannya dengan mengklik salah satu bagian tersebut.

Apa Saja Macam-Macam KBLI Secara Umum?

Seperti yang sudah Kami sampaikan bahwa ada setidaknya 21 jenis KBLI. Untuk memudahkan Anda Kami sudah menyediakan beberapa penggolongannya. Silahkan di cek dulu:

  1. Pertanian, Perhutanan, Perikanan
  2. Pertambangan dan Penggalian
  3. Industri Pengolahan
  4. Pengadaan listrik gas, uap/Air panas dan dingin
  5. Treatment air, treatment air limbah, treatment dan pemulihan material sampah, dan aktivitas remidiasi
  6. Konstruksi
  7. Perdagangan besar dan eceran; reparasi dan perawatan mobil dan sepeda motor
  8. Pengangkutan dan Pergudangan
  9. Penyediaaan akomodasi makanan dan minuman
  10. Informasi dan komunikasi
  11. Aktivitas keuangan dan asuransi
  12. Real estat
  13. Aktivitas profesional, ilmiah, dan teknis
  14. Aktivitas penyewaan dan sewa guna usaha tanpa hak opsi, ketenagakerjaan, agen perjalanan, dan penunjang usaha lainnya
  15. Administrasi pemerintahan, pertahanan, dan jaminan sosial wajib
  16. Pendidikan
  17. Aktivitas kesehatan manusia dan aktivitas sosial
  18. Kesenian, hiburan, dan rekreasi
  19. Jenis Aktivitas jasa lainnya
  20. Kegiatan rumah tangga sebagai pemberi kerja ; Aktivitas yang menghasilkan barang dan jasa rumah tangga yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan sendiri
  21. Aktivitas badan internasional dan badan ekstra internasional lainnya

Catatan: Data KBLI diatas di ambil dari laman situs resmi OSS Indonesia, penggolongan diatas belum termasuk bidang turunannya.

Memahami Bidang Turunan Dari Sistem KBLI

Bidang turunan adalah pengklasifikasian yang lebih mendetail, biasanya di bagian inilah Anda bisa mengetahui kategori dari bidang usaha yang Anda jalankan. Masing-masing KBLI mempunyai bidang turunan yang berbeda-beda, ada yang sedikit ada juga yang banyak. Sebagai contoh bidang aktivitas profesional,ilmiah, dan teknis. Setidaknya terdiri dari 7 bidang turunan, nanti akan di bedah lagi menjadi bagian yang lebih mendetail untuk memastikan akurasi KBLI yang lebih baik.

Untuk Anda yang baru mengetahui sistem ini mungkin mengalami sedikit kesulitan dalam menentukan jenis KBLI usaha, oleh karena itu disarankan untuk memahami dengan baik (jangan terburu-buru), pada saat mengisi data OSS yang berkaitan dengan KBLI.

Untuk mempermudah masyarakat dalam mengingat jenis KBLI, ada kode pada masing-masing sub kategorinya sebagai contoh: 01111 adalah jenis bidang pertanian  jagung. Di dalamnya mencakup kegiatan pembibitan dan pembenihan.

Jadi, apabila Anda tidak ingat istilah penggolongannya, maka cukup ingat-ingat saja kode KBLI lalu ketik di mesin pencari nanti akan muncul penjelasannya.

Bingung Menentukan KBLI dan Mengurus Perizinan? Ini Solusinya

Apabila sekiranya Anda tidak sempat untuk melakukan pengurusan secara mandiri, maka bisa juga menyewa layanan konsultan pihak ketiga untuk membantu pengurusan legalitasnya. Untuk memberikan kemudahan Izinusaha.net menyediakan layanan pengurusan izin yang Anda butuhkan.

Silahkan untuk melakukan konsultasi bersama admin CS untuk bisa menggunakan layanan ini. Kami siap urus data OSS dengan lengkap, Anda hanya perlu melakukan koordinasi untuk penyampaian berkas dan data yang di butuhkan. Mengurus izin lebih mudah dan cepat via layanan profesional.

Leave a comment

Name
E-mail
Comment

I accept the Privacy Policy

Open chat
Via Whatsapp
Ada yang bisa kami bantu?